Muara Wahau Journey : Antara Bahasa Dayak Dan Jawa

Pagi hari ini sekali lagi saya terbangun karena jam biologis saya. Pukul 06.00 WITA, udah kebangun sendiri… padahal semalem baru tidur jam 01.30…

Abis mandi, saya dijemput oleh sopir buat sarapan… lucunya tadi pagi saya lagi pengen makan mi instan…dan males pergi ke warung… lah tadi karena enggak enak udah diajak sarapan, saya berangkat juga…

kirain ke warung, ternyata kita diajak ke Guest House, dimana udah disediakan sarapan disana… Sarapannya : Nasi + Mi Instan + telor dadar hehehee….

Abis itu kita menuju kantor yang sudah dibangun modern (tembok bata, lengkap dengan fasilitas plus AC) ditengah desa dan kebun sawit tadi ada kantor modern… ber wifi pula… kereeen

Setelah membicarakan kondisi lapangan, kami kemudian berangkat ke desa yang menjadi tujuan program ini yaitu : Dea Beq, Diak Lay, dan Beane Has

Dengan diantar staff CSR, kita menuju desa tersebut melalui perkebunan sawit… jaraknya enggak terlalu jauh sekitar 20 menitan melalui jalan berdebu… yang debunya mengepul tebal kalau dilewati truk-truk pengangkut sawit…

Disana saya ketemu Ibu Musa, yang bulan Juli kemarin ikut studi banding ke Malang, di lokasi kantor CU. Bayangan saya… kantornya udah jadi nih… ternyata baru hari ini mereka datang kesana…
Sosialisasi memang sudah dilakukan dua bulan sebelumnya, tapi operasionalnya belum jalan..

Diskusi awal di kantor sederhana ini menghasilkan lembaga keuangan beraset ratusan juta

Hari pertama ini emang targetnya orientasi… Para ibu-ibu yang mau menjalankan credit union ini pengen gedungnya di cat warna pink… warna wanita gitu loh… dan kita punya rencana mo kasih beberapa tanaman dalam pot agar nggak terlalu panas dan menghindari debu….

Jadi target awal adalah mempersiapkan bangunan CU dengan mengecat ulang dan meletakkan tanaman-tanaman

Target selanjutnya adalah persiapan operasional, dimulai dari instalasi listrik dan instalasi komputer

Jalan depan kantor di Desa Dea Beq, panas dan berdebu

Selama dua hal itu dilakukan, saya bisa mulai mendesain pola kebijakan, desain produk, yang kemudian dilanjutkan dengan desain brosur dan pamflet untuk sosialisasi ke masyarakat tiga desa itu…

Eh saya juga belajar bahasa dayak lho… meskipun cuman dikit

“Kui kotai mnea..” artinya “Saya pergi jalan-jalan”
“huk konan…” artinya “makan apa?”
lalu kalau bilang : “Kamu cepetan mandi dong…” ngomongnya : ” kiq dos kebes”

Kalau ngomongnya : “kamu duduk disini, dong..” gini ngomongnya : “kiq ngok lane…”

Kui = saya, Kiq = kamu

hehe susaaaaah…. sebagai imbalannya saya akan mengajari mereka Bahasa Jawa..

Ngomongin soal orang Jawa, waktu saya ditanya ” gimana kesannya pertama kali dateng ke kalimantan sini?”
Saya jawab : belom kerasa kalimantannya…. Lha ketemuan ama orang jawa semua, ngomong bahasa jawa, makan di warung orang jawa… yang masakannya khas jawa… Halah…

Hmmm… selain itu disini panas banget… kalau dihitung-hitung saya udah minum aqua 8 botol @ 600ml, ditambah dua cangkir kopi, segelas es jeruk dan segelas es sirup… heehehehe…

Sebelum pulang, saya sempat mengunjungi Tempat Pelayanan CU Mitra Mandiri yang telah dibuka pada pendampingan sebelumnya… CU ini telah memiliki 405 anggota dengan aset mencapai 2,4M

CU Mitra Mandiri

About Vivi

Saya hanya seorang ibu dari seorang putri yang beranjak remaja. Memulai hari dengan secangkir kopi dan mengisinya dengan laptop, handphone, dan SMS yang berisi orderan pelanggan. Movie lovers, yang menghabiskan weekend dengan menonton film serial di atas sofa kesayangan.
This entry was posted in Sehari-hari and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Muara Wahau Journey : Antara Bahasa Dayak Dan Jawa

  1. Rio praditia says:

    pada tanggal 15 saya akan tinggal di desa ini sekitar 3 bulan. membaca blog anda membuat saya semakin semangat untuk menjejakan kaki disana

    • Vivi says:

      Mas Rio dari UWSG?
      Sedikit tips : merubah kebiasaan kita sehari-hari dan mengikuti yang ada disana.. starting a new one :)

      Sampaikan salam saya untuk Ibu-Ibu dari CU Blom Bea Ling di Dea Beq, Diak Lay, dan Benaheas.. semoga mereka kasih ingat saya… – pengen kesana lagi-

  2. chris says:

    KEREN…….

  3. Bryan says:

    Februari – Mei 2012 saya pernah tinggal disana dan semua menyenangkan bagi saya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada..masih menunggu kesempatan untuk bisa menginjakkan kaki disana lagi :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>